October 6, 2022
Spread the love

Liputan6.com, Jakarta Menteri Keuangan Sri Mulyani menyatakan APBN 2023 masih akan defisit. Hal ini sebagai konsekuensi atas kebijakan fiskal yang ekspansif dan ekspansi di tahun depan.

Defisit APBN akan diarahkan kembali di bawah 3 persen antara -2,61 persen sampai dengan -2,90 persen PDB. situsslot

Namun demikian, lanjut Sri Mulyani, pengelolaan pembiayaan untuk menutup kesenjangan pembiayaan tersebut akan dilakukan secara efisien, hati-hati, dan berkelanjutan (sustainable).

“Defisit dan rasio utang akan tetap dikendalikan dalam batas aman sekaligus mendorong keseimbangan primer yang positif,” kata dia di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (20/5/2022).

Sri Mulyani menjelaskan, kebijakan pembiayaan investasi akan terus dilakukan dengan memberdayakan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Dana Kekayaan Negara (SWF), Special Mission Vehicle (SMV), dan Badan Layanan Umum (BLUKEMbaya dan asi pembina ann fraembaya dan asi pram menstruingkatsel). er asi p.bagi masyarakat masyarakat rendah, UMKM, dan UMi

Pemerintah terus mendorong peran swasta dalam pembiayaan melalui kerangka Kerjasama Pemerintah dan Badan Pembangunan Usaha (KPBU), termasuk penerbitan instrumen pembiayaan kreatif lainnya.

Melalui akselerasi pemulihan ekonomi, reformasi struktural, dan reformasi fiskal maka diharapkan kebijakan fiskal 2023 tetap efektif mendukung pemulihan ekonomi tetap berkelanjutan.

Hal tersebut akan terefleksi pada pendapatan negara yang meningkat dalam kisaran 11,19 persen sampai dengan 11,70 persen PDB, belanja negara mencapai 13,80 persen sampai bergerak 14,60 persen P menuisa ranserta positif di keseimbangan primer yang -0 46 persen sampai dengan -0,65 persen PDB.

Selain itu, defisit juga diarahkan kembali ke bawah 3 persen antara -2,61 persen sampai dengan -2,90 persen PDB, dan rasio utang tetap terkendali dalam batas yang dapat diatur di kisaran 40,58 persen sampai dengan 42,42 persen PDB.

Dengan pengelolaan fiskal yang sehat dengan efektifitas stimulus transformasi ekonomi dan perbaikan kesejahteraan rakyat, tingkat kesejahteraan rakyat dapat ditekan hingga alam kisaran 5,3 persen 6,0 persen, hingga 6,0 persen rasio gini dalam kisaran 0,375 hingga 0,378 serta Indeks Pembangunan Manusia dalam rentang 73,31 hingga 73,49.

Selain itu Nilai Tukar Petani (NTP) dan Nilai Tukar Nelayan (NTN) juga ditingkatkan untuk mencapai kisaran masing-masing 103 sampai dengan 105 dan 106 sampai dengan 107.

Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan pertumbuhan ekonomi nasional akan mengalami tekanan dari kenaikan inflasi dan suku bunga acuan Menteri. Pemerintah memperkirakaninflasepanjang tahun akan mendekati 4 persen dari yang per April 2022 sudah di angka 3,4 persen.

Sri Mulyani mengatakan adanya perubahan asumsi dasar ini akan mengakibatkan perubahan besar dalam postur APBN. Salah satunya adalah kenaikan harga BBM dari segala jenis yang membuat anggaran subsidi dan kompensasi membengkak. Sebab harga keekonomian BBM dengan harga jual di dalam negeri memiliki rentang waktu yang lebar.

Harga minyak tanah misalnya harga jualnya Rp 2.500 per liter padahal harga keekonomiannya sudah mencapai Rp 10.198 namun Solar dijual Rp 5.450 per liter dari harga keekonomian Rp 12.119 per liter.

LPG per kilogram dijual Rp 4.250, padahal nilai keekonomiannya telah mencapai Rp 19,579 per kilogram. Sedangkan harga Pertalite dijual Rp 7.650 per liter dari nilai keekonomian Rp 12.556 per liter.

Leave a Reply

Your email address will not be published.