September 27, 2022
Spread the love

Siaran pers, Hari Dharmawan

Jakarta – Pemerintah telah mempermudah persyaratan perjalanan bagi penumpang domestik yang telah mendapatkan vaksinasi sekunder dan tersier sehingga tidak lagi harus menunjukkan hasil tes antigen dan PCR. juli slot

Menanggapi hal tersebut, Direktur PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk Irfan Setiaputra berharap hal ini dapat meningkatkan industri penerbangan.

Irfan juga mengatakan regulasi terbaru ini berpotensi meningkatkan share pesawat.

Saat dihubungi pada Jumat, 20 Mei 2022, Irfan mengatakan: “Insya Allah industri penerbangan akan membaik dan regulasi baru ini tentunya berpotensi meningkatkan kapasitas.”

Penumpang domestik yang tidak perlu menunjukkan hasil tes antigen dan PCR bagi penumpang yang telah menerima 2 atau 3 dosis vaksin atau booster

Aturan baru tersebut tertuang dalam Surat Edaran SE 56 Kementerian Perhubungan Tahun 2022 tentang Pedoman Penyelenggaraan Perjalanan Domestik Dengan Angkutan Udara.

Angkasa Pura II Perkenalkan Regulasi Baru Perjalanan Udara Domestik

Muhammad Awaluddin, Kepala PT Angkasa Pura II, mengatakan 20 bandara yang dioperasikan pihaknya telah menerapkan regulasi baru untuk penumpang domestik.

“Kami menyambut baik pelonggaran regulasi perjalanan bagi penumpang domestik,” kata Awaldin.

Meski demikian, Awal El-Din menegaskan AP II akan tetap menegakkan aturan protokol kesehatan, seperti ketentuan menjaga jarak dan menghindari kemacetan.

Awal El-Din mengatakan: “Penumpang pesawat tetap wajib memakai masker selama penerbangan dan di terminal penumpang pesawat.”

peraturan baru bagi penumpang domestik

1. Penumpang pesawat harus menggunakan aplikasi PeduliLindung.

2. Hasil RT-PCR negatif atau rapid antigen test tidak diperlukan bagi penumpang pesawat yang telah menerima dosis (penguat) ke-2 dan ke-3.

3. Sebagai syarat perjalanan, penumpang pesawat yang telah mendapatkan vaksinasi pertama harus menunjukkan rapid antigen test negatif yang diambil sampelnya dalam waktu 1 x 24 jam atau sampel RT-PCR negatif yang diambil sampelnya dalam waktu 3 x 24 jam sebelum keberangkatan.

4. Dalam hal penumpang pesawat udara dengan kondisi medis khusus atau penyakit penyerta sehingga penumpang tersebut tidak dapat divaksinasi, maka sampel rapid antigen test negatif yang diambil dalam waktu 1 x 24 jam atau hasil RT-PCR negatif dari mana sampel tersebut diambil harus ditunjukkan. melakukan. Ambil dalam waktu 1 x 24 jam. Bawalah bersama Anda 3 x 24 jam sebelum keberangkatan sebagai persyaratan perjalanan Anda. Selanjutnya Anda harus melampirkan surat pernyataan dari dokter rumah sakit pemerintah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan tidak atau tidak dapat mengikuti vaksinasi COVID-19.

5. Penumpang maskapai di bawah usia 6 tahun dibebaskan dari persyaratan vaksinasi dan tidak diharuskan menunjukkan RT-PCR negatif atau hasil tes antigen cepat, tetapi harus bepergian dengan pendamping perjalanan yang telah memenuhi persyaratan vaksinasi dan pengujian COVID-19. .

Leave a Reply

Your email address will not be published.