October 6, 2022
Spread the love

Polisi baru-baru ini membantu seorang pengemudi yang didenda karena melanggar kamera ETLE. Tapi polisi sekarang bisa mengeluarkan tiket menggunakan ponsel di tangan mereka.

Teknologi canggih ini kini hadir di Ditlantas Polda Jawa Tengah dengan aplikasi portabel bernama Go-Sigap. Petugas kepolisian dapat menggunakan kamera ponsel atau telepon seluler (HP) untuk mengeluarkan tilang saat patroli. slot online indonesia

Jacom Detlantas Bolda Jawa Tengah Kumpul Muhammad Adel Aristo dari Kumpul Kacigar mengatakan, program mobile ETLE telah diterapkan untuk menjangkau daerah-daerah yang belum memiliki kamera ETLE tetap.

Polisi dari Polantas berpatroli bersama menggunakan sepeda motor. Petugas di belakang mereka menggunakan alat genggam khusus Go-Sigap untuk menemukan pelanggaran lalu lintas. ‘ kata Aristo. Video yang diunggah ke akun channel YouTube resmi NTMC, Senin (23/05-22).

Aristo mengatakan, hasil foto pelanggaran akan otomatis langsung dikirim ke back office kantor Ditlantas Polda Jateng. Periksa juga hasil pengambilan gambar yang menyinggung.

Setelah pembuatan data selesai, karyawan mencetak konfirmasi dan mengirimkannya kepada pelanggar melalui kurir. Pelanggar harus menghubungi kontak call center yang tertera pada surat konfirmasi untuk mengkonfirmasi mekanisme tanya jawab dan penyelesaian tiket.

Dia mengatakan, “Anda hanya perlu memesan layanan penyelesaian tiket online, mengirimkan ID Anda, dan mengirim kartu SIM dan STNK kendaraan yang melanggar. Kemudian penanggung jawab atau staf back office akan membantu Anda dengan tiket online.”

Kemudian, setelah tiket diterbitkan, pelanggar harus membayar denda melalui BRIVA. Sementara itu, nomor rekening sistem juga dilaporkan melalui call center.

Pelanggar kemudian harus membayar denda dan mengirimkan bukti pembayaran ke call center. Ketika tindakan diambil, pembayaran tiket selesai.

“Dari deteksi pertama pelanggaran hingga akhir pelanggaran, tidak ada kontak langsung antara pelaku dengan petugas lalu lintas di alun-alun,” katanya.

Ada beberapa jenis pelanggaran yang bisa terjadi di ETLE Mobile, antara lain tidak memakai helm, tidak memakai helm, memasang plat nomor polisi yang melanggar aturan, dan masih banyak pelanggaran nyata lainnya.

Aristo juga mengatakan, saat ini Polda Jateng menggunakan 350 kamera genggam ETLE. Kamera dikerahkan di 35 tiang.

Mereka adalah pegawai dengan kualifikasi tertentu, seperti memiliki SKEP penyidik, bersekolah di Dikjur, lembaga pendidikan khusus transportasi, dan bekerja dengan gelar sarjana atau D3. Untuk jangka waktu tertentu minimal 4 tahun dalam pekerjaan terkait transportasi.

Tonton juga videonya. ‘Apakah ETLE ON HIGHWAYS berhasil menurunkan tingkat pelanggaran? Ini datanya ‘.

[Gambar: video 20 detik]

Leave a Reply

Your email address will not be published.