September 27, 2022
Spread the love

KPK kembali menggeledah beberapa tempat terkait kasus suap Wali Kota Richard Luhinapeze di Ambon. Selama pencarian, tim investigasi menemukan beberapa dokumen dengan catatan manual khusus yang dienkripsi.

KPK melakukan penggeledahan pada Jumat (20/5) lalu. Tim penyidik ​​menggeledah empat lokasi yang diduga terlibat kasus suap perijinan ritel, di antaranya empat lokasi: Kantor Wakil Walikota Ambon, beberapa ruangan Kantor Babbeda Pemerintah Kota Ambon; Kediaman Direktur Kantor PUPR Pemerintah Kota Ambon; Merupakan kediaman kepala pemerintahan di Kota Ambon Papida. situs judi slot joker gaming

Ali Picri, Pj Juru Bicara KPK, kepada wartawan, Senin (23/5/2022).

Ali juga mengatakan bukti dalam dokumen akan disita dan dianalisis oleh penyidik. Nantinya, penyidik ​​akan meminta keterangan saksi dan tersangka terkait temuan penyidikan.

Sebelumnya pada Kamis, 19/5, penyidik ​​KPK melakukan penggeledahan paksa terhadap beberapa Unit Aksi Provinsi (SPKD) Ambon. Dalam penyidikan, ditemukan catatan aliran dana dan barang bukti elektronik terkait hal tersebut.

Ada juga tempat-tempat yang diselidiki oleh penyidik, antara lain:

1. Kantor Direktur, Sekretariat dan Staf Dinas PUPR Kota Ambon

2. Beberapa ruangan di kantor pelatihan Ambon.

3. Beberapa ruangan di Kantor Inspeksi Kota Ambon.

4. Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kantor Penanaman Modal (DPMPTSP) Beberapa ruangan di Kota Ambon;

5. Rumah Tinggal di Kecamatan Sirimau Kota Ambon

6. Rumah tinggal dengan alamat di kecamatan Nusaniwe kota Ambon.

7. Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Ambon.

8. Administrasi Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Umum (DPMPTSP)

9. Ruang Kerja Sekretariat Kota Ambon.

10- Kantor Direktur dan Sekretariat Dinas Pariwisata dan Kebudayaan.

11. Staf Kepala Staf dan Departemen Perhubungan.

12. Kantor Direktur Kantor dan Staf Kantor BPKAD.

13. Beberapa ruang kerja di perkantoran perumahan umum dan kawasan pemukiman.

KPK telah menetapkan Richard Lohinapese sebagai tersangka jika berjanji atau menawarkan hadiah prinsip perizinan untuk pengembangan ritel Ambon 2020. Selain Richard, KPK juga telah menetapkan dua tersangka, Andrew Irene Hhanusa (AEH), menjadi staf administrasi Pemkot Ambon. Omari (AR) karyawan minimarket AM.

KPK menduga AR telah menyetor INR 500 juta kepada Walikota Richard Lohanapese. Uang jaminan tersebut dikenakan suap dalam kontrak utama pembangunan toko pukul 20 pagi di Kota Ambon.

Selama tahun 2020, muncul kecurigaan bahwa Al-Amri aktif berkomunikasi melalui pertemuan dengan Richard. Konferensi ini diyakini bertujuan untuk menyederhanakan proses perizinan sehingga proses perizinan ritel dapat segera disetujui dan dipublikasikan.

Leave a Reply

Your email address will not be published.