October 6, 2022
Spread the love

Reporter Aisha Nursiamsi

Jakarta – Juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisamito tidak lagi mewajibkan seluruh pemudik internasional untuk dites negatif Covid-19 vid-19 sebelum masuk ke Indonesia. judi online

Baik melalui uji PCR maupun uji antigen. Dan dia mengatakan pada konferensi pers virtual, Rabu (18/5/2022) bahwa “dengan catatan mencapai kelengkapan data profil di Care Protect”.

Ia menekankan bahwa tes konfirmasi dan kebijakan karantina Indonesia tetap dipertahankan, dan menekankan bahwa tes ulang hanya berlaku untuk pelancong dengan gejala mirip COVID-19.

Atau, suhu di atas 37,5 derajat Celcius dan dikatakan dalam kondisi mencurigakan. Bagi mereka yang perlu merawat kondisi untuk menyelesaikannya.

Karantina hanya berlaku untuk pelancong yang belum divaksinasi atau yang telah menerima dosis pertama dalam 24 jam, 5 kali setidaknya 14 hari sebelum keberangkatan.

Kedua, pemudik, khususnya yang masuk kategori pasca-PPLN atau telah dikarantina dan dirawat karena Covid-19, serta belum dinyatakan aktif menyebarkan Covid-19, tidak perlu lagi dilakukan tes ulang pada saat kedatangan.

Pengaturan yang sama seperti sebelumnya. Ada kategori yang dikecualikan dari penyajian sertifikat vaksin.

Wiku mengatakan “dengan syarat menunjukkan surat keterangan dari rumah sakit pemerintah atau Kementerian Kesehatan negara asal bahwa tidak lagi aktif menyebarkan COVID-19”.

Leave a Reply

Your email address will not be published.