October 6, 2022
Spread the love

Dermaga di sekitar Jakarta Central Cinema Metropole sering diretas oleh sepeda motor. Biker, ketahuilah bahwa gaya Anda dapat membuat Anda rentan terhadap kejahatan.

Aturan ini diatur dalam UU No. 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. 22 ditentukan. Trotoar adalah jalan khusus pejalan kaki. Pasal 131 menyatakan bahwa pejalan kaki berhak atas fasilitas penunjang, termasuk trotoar. slot online indonesia

Pasal 275 mengatur tentang ancaman terhadap orang yang melanggar fungsi trotoar sebagai fasilitas pejalan kaki. Barang siapa mengganggu fasilitas pejalan kaki diancam dengan pidana penjara paling lama satu tahun atau denda. Kerusakan fasilitas jalan dapat mengakibatkan hukuman penjara paling lama satu tahun atau lebih.

Pasal 275

(1) Setiap orang yang menghalangi fungsi lampu lalu lintas, rambu-rambu jalan, perangkat sinyal lalu lintas, fasilitas pejalan kaki, dan perangkat keselamatan pengguna jalan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 28 (2) dipidana dengan pidana penjara. Denda paling lama satu bulan atau paling banyak Rp250.000,00 (250.000 rupiah).

(ii) sampai dengan 2 (2 tahun) atau Rs 50.000.000,00 sampai dengan Rs 50 juta untuk setiap orang yang merusak lampu lalu lintas, rambu-rambu jalan, perangkat sinyal lalu lintas, fasilitas pejalan kaki dan perangkat keselamatan pengguna jalan untuk mencegah mereka berfungsi sesuai dengan bagian 28(2); ).

Selain undang-undang, aturan mengenai trotoar yang tidak bisa dilalui juga diatur dalam Peraturan Daerah (Perda) Lalu Lintas DKI No. 5 (2014). Pasal 90 Ayat 2 mengatur bahwa semua pengemudi dilarang mengoperasikan kendaraan bermotor di jalur sepeda dan fasilitas pejalan kaki berupa trotoar. Pasal 257 mengatur bahwa pengendara yang tidak disiplin dipidana dengan pidana kurungan selama-lamanya satu bulan atau denda paling banyak Rp250.000.

Namun, seperti diketahui, Indonesia mengalami masalah kelebihan kapasitas. Di sisi lain, ada keadilan restoratif. Dan memenjarakan pelanggar lalu lintas akan menambah penjara yang sudah penuh. Bagaimanapun, sistem harus tetap dipertahankan.

Sebelumnya, Alfred Sitoros, Ketua Aliansi Pedestrian, mengkritik fenomena sepeda motor yang melintasi trotoar, termasuk di sekitar Metropole. Menurutnya, pengemudi itu melanggar hukum.

Orang yang dihubungi Kamis (19/5) mengatakan, “Pada prinsipnya, jika melihat Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2008, jelas pengendara sepeda motor telah merampas hak pejalan kaki.”

Leave a Reply

Your email address will not be published.