September 27, 2022
Spread the love

Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri akan segera menerapkan pelat nomor tulisan hitam untuk kendaraan pribadi.

Dirjen Korlantas Polri, Brigjen Pol Yusri Yunus mengatakan, penerapan kebijakan pelat nomor putih bahkan bisa diberlakukan mulai Juni 2022. situs judi slot joker gaming

“Tahun ini masih dilelang, lelang ini sudah selesai, nah ada pertanyaan, kira kira kapan, Pak? Secepatnya gitu,” kata Yusri dilansir , Rabu (18/5/ 2022).

“Jadi semoga ketemu. Bisa bulan Juni? Bisa jadi, kalau udah cepat, pokoknya tahun ini pelat nomor putih,” tambahnya.

Meski demikian, belum semua kendaraan pribadi akan mendapatkan pelat nomor putih.

Mantan Kabid Humas Polda Metro Jaya itu mengatakan, penerapan awal pelat nomor putih akan diberlakukan secara bertahap.

Korlantas Polri memprioritaskan kendaraan yang baru diregistrasi serta kendaraan yang sudah berganti waktu pelat atau pajak lima tahunan sudah habis.

“Nanti diberlakukannya tahun ini, tapi belum semuanya. Baru kendaraan ganti pelat yang lima tahunan itu dan kendaraan yang baru jadi bertahap,” ucapnya.

Lantas, bagaimana cara mendapatkannya?

Seperti dijelaskan di atas, tahap awal pemberlakuan pelat nomor putih akan tersedia bagi kendaraan yang baru diregistrasi.

Termasuk bagi mereka yang tengah memperpanjang pajak lima tahunan (pergantian pelat), bisa menikmati pelat nomor putih.

Dikutip dari , Yusri Yunus juga memastikan setiap pergantian pelat nomor putih tidak akan dipungut biaya tambahan alias gratis.

“Tidak ada (biaya pergantian). Kalau pelat hitam keluar biaya? Tidak sama sekali, sama saja seperti pelat nomor warna hitam,” katanya, Rabu (18/5/ 2022).

Menurut dia, pemilik kendaraan hanya membayar pajak lima tahunan seperti biasa dan nantinya akan mendapat pelat nomor putih.

Selain itu, pergantian nomor putih akan dilakukan secara bertahap.

Maka, untuk kendaraan pelat hitam yang masa berlakunya belum habis pada tahun ini, tidak perlu melakukan penggantian pelat putih.

“Alasan pergantian pelat tidak bisa serempak karena adanya perbedaan masa berlaku Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB),” jelasnya.

Taslim juga pernah mengatakan, saat penerapan pelat nomor putih, semua pemilik mobil dan sepeda motor yang masih menggunakan pelat nomor hitam pernah terjadi tindak ilegal.

Seluruh jenis TNKB yang tercatat, kata Taslim, masih tetap berlaku pada tahap awal kebijakan terkait.

Asalkan, pemilik melakukan seluuh kewajibannya yang berkaitan dengan kepemilikan suatu kendaraan bermotor, seperti bayar pajak.

“Boleh jadi saat pertengahan tahun ini, TNKB di jalan masih belang-belang.”

“Tolong dimaklumi, jangan konsisten tetapi itu merupakan masa-masa transisi penggunaan TNKB berwarna dasar putih,” katanya pada Selasa (4/1/2022).

Alasan Warna Pelat Nomor Diganti

Diwartakan sebelumnya, Brigjen Pol Yusri Yunus mengungkap berbagai manfaat dari internet pernah terpikirkan oleh kendaraan bermotor hitam ke putih.

Salah satunya yakni mendukung sistem tilang Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) berbasis kamera hingga parkir elektronik.

“Nanti chip ini memuat data kendaraan pribadi. Ada data penindakan bukti pelanggaran dan sebagainya.

Yusri mengatakan terakhir akan berkolaborasi dengan pihak tol untuk pelayanan e-toll.

Jika nantinya kendaraan ingin masuk tol, tapi jenis kendaraan dan pelatnya tidak sesuai, maka gerbang tol pun tidak akan terbuka.

Sebagai informasi, Korlantas Polri mencanangkan pelataran kendaraan dengan berbasis penggunaan RFID.

Beberapa di antaranya seperti pembayaran parkir, tol, sampai dengan kerusakan pengemudi.

(/Sri Juliati/Abdi Ryanda Shakti/Fajar/Adi Suhendi/Igman Ibrahim) (/Ruly Kurniawan)

Leave a Reply

Your email address will not be published.