October 6, 2022
Spread the love

Laporan Wartawan , Lita Febriani

BANDUNG – Pengembangan ekosistem dan teknologi elektrifikasi terus dilakukan, bukan dari industri, namun juga datang dari perguruan tinggi dan lembaga-lembaga pemerintah. daftar situs judi slot online

Masih dalam rangka peluncuran fasilitas pembelajaran elektrifikasi “xEV Center”, PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) masih dalam kolaborasi Triple Helix yang melibatkan seminar pemerintah yang akademisi dan industrimisi dan industri mengupas tuntaskan pengembangan elektrifikasi di Indonesia.

Saat ini, banyak perguruan tinggi yang melakukan riset dalam pengembangan kendaraan elektrifikasi. Dalam seminar yang dibagi menjadi dua sesi, sesi pertama para narasumber akan menjelaskan ekosistem apa saja yang dibutuhkan untuk menghadapi era elektrifikasi di Indonesia.

Perwakilan dari Lembaga Penyelidik Ekonomi dan Masyarakat Universitas Indonesia (LPEM-UI) akan memberikan penjelasan tentang ekspektasi pasar kendaraan elektrifikasi di Indonesia berdasarkan pertumbuhan ekonomi dan dukungan regulasi atau kebijakan saat ini.

Sementara itu, penelitian dari UGM dan UNUD akan memaparkan pengembangan ekosistem elektrifikasi serta tantangan yang dihadapi dan dukungan yang dibutuhkan untuk mewujudkan ekosistem elektrifikasi.

Pada sesi kedua, perwakilan akademisi dari ITS, UI dan ITB akan memberikan penjelasan kegiatan dari masing-masing universitas dalam melakukan aktivitas konversi BEV (Battery Electric Vehicle) yang memiliki kemampuan lay yang tan harapan ul uk yang memiliki kemampuan lay yang harapan ul sebagai kemampuan sumber daya manusia secara umum yang perlu disiapkan untuk era elektrifikasi.

Hasil riset akan dibawakan oleh perwakilan dari UNS yang akan menyampaikan penjelasan kegiatan riset baterai dalam mendukung potensi pengembangan baterai dalam negeri.

Corporate Affairs Director PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) Bob Azam, berharap adanya aktivitas seminar dan riset ini dapat membuat publik memperoleh gambaran umum secara umum pengembangan pasar elektrifikasi di Indonesia.

“Hasil dari universitas baik mengenai ekosistem, konversi BEV, dan baterai juga dapat menjadi bahan masukan maupun pertimbangan pertimbangan bagi peta jalan ser dalam da da da mewujudkan era elektrifpikasitan dalam da dalam be SDM, fasilitas dan material ,” tutur Bob Azam.

Leave a Reply

Your email address will not be published.